30 September 2010

Tepat memilih Bahan Bangunan yang Tahan Lama

Posted by Unknown On Thursday, September 30, 2010 1 comment
Eksterior rumah atau tampak bangunan merupakan bagian yang sering dilihat oleh banyak orang, dan mencerminkan ciri dan karakter penghuninya. Namun di sisi lain, sebagai bagian paling luar dari arsitektur bangunan, tampak eksterior akan menjadi bagian terdahulu yang paling kritis serta rentan terhadap perubahan cuaca yang ekstrem dan cepat. Oleh karena itu pemilihan bahan bangunan yang tahan lama merupakan hal yang paling penting dalam membangun atau merenovasi sebuah rumah.

http://rumahidaman87.blogspot.com/2012/09/pilih-bahan-bangunan-yang tahan-lama.html



Ancaman terbesar yang dihadapi oleh bangunan yang berada di iklim tropis adalah:

1. Panas matahari yg bersinar sepanjang tahun
2. Kelembaban udara yang tinggi
3. Terpaan air hujan Ketiga hal tersebut bakal mengakibatkan kerusakan pada bangunan, seperti fasad berlumut, bangunan yang retak-retak kecil pada dinding, dan warna bangunan menjadi mudah pudar baik pada dinding, cat, maupun kusen-kusennya.

Berikut Tip pemilihan material, yang sebaiknya Anda gunakan pada fasad rumah minimalis.
Pintu dan jendela
Bentuk kusen dan pintu lurus serta memanjang, baik vertikal maupun horizontal, serta menghindari bentuk bujur sangkar karena biasanya kusen jendela merupakan bagian dari bidang dinding yang dilubangi baik di tengah, di pinggir, atau pun di salah satu sisi ruangan.

Kusen UPVC atau aluminium
Memakai material logam pada tampak bangunan, juga dimungkinkan untuk kusen dan pintu- pintunya. UPVC dan aluminium tidak perlu dilapisi lagi karena penyelesaiannya sudah menyatu dan dilakukan di pabrik.


Memakai kayu
Untuk finishing kayu di luar, sebaiknya Memakai water base sehingga lebih awet dan tahan lama. Material kayu yang digunakan sebaiknya kayu jati, ulin, atau merbau yang relatif lebih tahan terhadap cuaca.

Balkon
Pagar balkon bisa Memakai material kaca yang dijepit dengan stainless steel atau besi. Dapat pula Memakai railing besi atau kayu dengan pola garis horizontal atau vertikal. Atau, di kombinasikan dengan pagar beton yang di kolaborasikan memakai tekstur material yang berbeda.

Atap
Untuk atap, dapat dipilih bentuk atap datar, atap pelana, atau atap limas. Sebaiknya atap tidak terlihat dominan karena gaya minimalis lebih menekankan pada bentuk- bentuk dasar, yaitu kubus dan kotak.

Kalaupun memakai bentuk atap pelana atau piramida/limas, bentuk yang menonjol pada bagian muka adalah dindingnya. Material yang saat ini umum dipakai yakni genting beton atau genteng keramik berbentuk datar. Sementara untuk warnanya dapat dipilih yang berwarna hitam atau abu-abu gelap.

Dinding bangunan
Bentuk dan dinding bangunan minimalis modern merupakan bagian yang sangat menonjol pada tampak bangunan. Pada bangunan rumah minimalis, biasanya berupa bidang-bidang datar yang utuh dan dikombinasikan dengan lubang-lubang pada bidang yang utuh tersebut. Pembedanya dilakukan dengan  Memakai tekstur atau material yang berlainan di antara bidang dinding.

Demikian artikel tepat memilih bahan bangunan yang tahan lama ini. Semoga bermanfaat.

1 comment:

Terimakasih atas kunjungan Anda, dan jangan lupa tekan tombol like dan dan tinggalkan komentar Anda